turbine

Just another WordPress.com weblog

Pembangkit Listrik Tenaga Turbin Gas (PLTG)

Pusat Listrik Tenaga Gas (PLTG) adalah pembangkit tenaga listik yang mempergunakan turbin gas sebagai penggerak atau pemutar. Turbin gas merupakan turbin yang menggunakan gas sebagai fluida kerjanya.

Udara atmosfir masuk ke dalam kompresor yang berfungsi menghisap dan menaikan tekanan udara. Kemudian udara yang bertekanan tinggi itu masuk ke dalam ruang bakar. Di dalam ruang bakar disemprotkan bahan bakar ke dalam arus udara tersebut, sehingga terjadi proses pembakaran.

skema turbin gas

Proses pembakaran tersebut berlangsung pada tekanan konstan sehingga boleh dikatakan bahwa ruang bakar hanyalah dipergunakan untuk menaikan temperatur udara saja. Oleh karena itu ruang bakar dapat saja diganti denagn ruang pemanas. Gas pembakaran yang bertemperatur tinggi itu kemudian masuk kedalam turbin gas yang energinya dipergunakan  untuk melakukan kerja memutar roda turbin.

Sebagian daya yang dihasilkan turbin dipergunakan untuk memutar kompresornya sendiri dan selain itu untuk memutar bebannya (generator listrik, pompa, kompresor, baling-baling, dsb).

Jadi, di dalam sistem turbin gas proses kompresi pembakaran dan ekspansi terjadi di dalam komponen yang berlainan.

November 15, 2009 Posted by | Turbin Gas | , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Permasalahan Pada Turbin Gas

Secara umum ada beberapa permasalahan yang sering terjadi pada PLTG :

  1. Pengoperasian pembangkit LTG dalam waktu yang lama secara terus menerus, dengan kondisi lingkungan yang berdebu (lingkungan tropis) semakin mempercepat penurunan kinerja kompresor ditandai dengan menurunnya tekanan.Kinerja kompresor dapat menerun dikaranakan adnya kontaminan deposit yang menempel pada kompresor dan inlet guide vane. Semakin tebal deposit yang menempel semakin menurun unjuk kerja kompresor.
  2. Penurunan kinerja kompresor mengakibatkan penurunan output turbin gas, yang mana menjadikan kinerja turbin gas mejadi menurun. Dengan menurunnya kinerja kompresor dan turbin gas sangat mempegaruhi efisiensi pembangkit.

Permasalahan tersebut diatas dapat ditanggulangi lagi dengan melakukan pembersihan pada kompresor(Compressor C leaning) atau pasir halus.

November 15, 2009 Posted by | Turbin Gas | , | Tinggalkan sebuah Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.